Sabtu, 14 Desember 2013

KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA (ANALISA FILM THE KARATE KID)

KATA PENGANTAR
Puji syukur ke hadirat Allah SWT atas rahmat dan hidayah-Nya sehingga penyusun berhasil menyelesaikan makalah ini dalam bentuk maupun isi yang sangat sederhana. Makalah ini ditulis untuk melengkapi tugas ujian tengah semester ganjil Komunikasi Lintas Budaya di Universitas Budi Luhur.
Penulisan makalah ini selalu mendapat bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penyusun mengucapkan terima kasih atas bantuan dan bimbingan tersebut kepada:
1. Kedua orang tua yang sudah memberi semangat kepada kami.
2. Bu Nawiroh Vera selaku dosen Komunikasi Lintas Budaya.
3. Teman-teman yang tidak bisa disebutkan satu per satu.
Harapan penyusun semoga makalah ini dapat membantu menambah pengetahuan dan wawasan bagi para pembaca, sehingga kami dapat memperbaiki bentuk maupun isi makalah ini sehingga kedepannya dapat lebih baik.
Penyusun, menyusun makalah ini dengan bentuk yang sebaik-baiknya. Namun, penyusun menyadari adanya kekurangan atau kesalahan dalam penyusunan makalah karena kurangnya ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, penyusun mengharapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.
Jakarta, 06 November 2013


                        Penyusun

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR                  ........................................................        1
DAFTAR ISI                                 ........................................................        2
BAB I PENDAHULUAN
1.1    Latar Belakang Komunikasi Lintas Budaya                                            3
BAB II PEMBAHASAN
2.1  Alur Cerita                                ........................................................        5
2.2  Pra Konflik                               ........................................................        10
2.3 Konflik                                      ........................................................        10
2.4 Anti Klimaks                             ........................................................        10
2.5 Klimaks                                      ........................................................        10
2.6  Analisis Teori                            ........................................................        11
BAB III PENUTUP
3.1  Kesimpulan                               ........................................................        15
DAFTAR PUSTAKA                     ........................................................        16






BAB I
PENDAHULUAN
1.1    Latar Belakang Komunikasi Lintas Budaya
Dalam dekade 160-an dan 1970-an, sebagai peristiwa telah menimbulkan pengaruh besar di dunia. Pembangunan yang cepat dan luas dalam bidang transportasi dan komunikasi menyebabkan dunia “susut” kita memasuki era dunia. Mobilitas kita telah meningkat sehingga jarak tidak lagi merupakan masalah.
Komunikasi untuk memahami interaksi antarbudaya ataupun lintas budaya, terlebih dahulu kita harus memahami komunikasi manusia. Memahami komunikasi manusia berarti memahami apa yang terjadi selama komunikasi berlangsung, mengapa iu terjadi, apa yang dapat terjadi, akibat-akibat dari apa yang terjadi, dan akhir-akhirnya apa yang dapat kita perbuat untuk mempengaruhi dan memaksimalkan hasil-hasil dari kejadian tersebut.
Kita mulai dengan suatu asumsi dasar bahwa komunikasi berhubungan dengan perilaku manusiaa-manusia lainnya. Hampir setiap orang membutuhkan hubungan sosial dengan orang-orang lainnya, dan kebutuhan ini terpenuhi melalui pertukaran pesan yang berfungsi sebagai jembatan untuk mempersatukan manusia-manusia yang tanpa berkomunikasi akan terisolasi. Pesan-pesan itu mengemuka lewat perilaku manusia. Ketika kita berbicara, kita sebenarnya sedang berperilaku. Ketika kita melambaikan tangan, tersenyum, bermuka masam, menganggukan kepala, atau memberikan suatu isyarat, kita juga sedang berperilaku. Sering perilaku-perilaku ini merupakan pesan-pesan, pesan-pesan itu digunakan untuk mengkomunikasikan sesuatu kepada seseorang.[1]
Budaya itu sendiri berkenaan dengan cara manusia hidup. Manusia belajar berpikir, merasa, mempercayai dan megusahakan apa yang patut menurutn budayanya, bahasa, persahabatan, kebiasaan makan, praktik komunikasi tindakan-tindakan sosial, kegiatan-kegiatan ekonomi dan politik, dan teknologi, semua itu berdasarkan pola-pola budaya. Ada orang-orang yang berbicara bahsa Tagalog, memakan ular, menghindari minuman keras terbuat dari anggur, menguburkan orang-orang yang mati, berbicara melalui telepon, atau meluncurkan roket ke bulan, ini semua karena mereka telah dilahirkan atau sekurang-kurangnya dibesarkan dalam suatu budaya yang mengandung unsur-unsur tersebut. Apa yang orang-orang lakukan, bagaimana mereka bertindak, bagaimana mereka hidup dan berkomunikasi, merupakan respons-respons terhadap fungsi-fungsi dari budaya mereka.1
Komunikasi Lintas Budaya merupakan salah satu bidang kajian Ilmu Komunikasi yang lebih menekankan pada perbandingan pola-pola komunikasi antar pribadi di antara peserta komunikasi yang berbeda kebudayaan. Pada awalnya, studi lintas budaya berasal dari perspektif antropologi sosial dan budaya sehingga kajiannya lebih bersifat depth description, yakni penggambaran yang mendalam tentang perilaku komunikasi berdasarkan budaya tertentu.
Banyak pembahasan Komunikasi Lintas Budaya yang berkisar pada perbandingan perilaku komunikasi antarbudaya dengan menunjukkan perbedaan dan persamaan sebagai berikut:
1. Persepsi, yaitu sifat dasar persepsi dan pengalaman persepsi, peranan lingkungan sosial dan fisik terhadap pembentukan persepsi
2. Kognisi, yang terdiri dari unsur-unsur khusus kebudayaan, proses berpikir, bahasa dan cara berpikir.
3. Sosialisasi, berhubungan dengan masalah sosialisasi universal dan relativitas, tujuan-tujuan institusionalisasi; dan
4. Kepribadian, misalnya tipe-tipe budaya pribadi yang mempengaruhi etos,dan tipologi karakter atau watak bangsa.[2]
BAB II
PEMBAHASAN
2.1    Alur Cerita
The Karate Kid sebuah film yang menceritakan seorang anak berumur 12 tahun yang bernama Dre Parker dan memiliki seorang ibu bernama Sherry. Mereka tinggal di Detroit Amerika, tetapi karena pekerjaan ibunya diharuskan pindah ke Beijing negara china dengan terpaksa Dre harus mengikut ibunya pindah ke China. Sebelum berangkat ke China Dre dan ibunya berpamitan kepada paman dan teman-temannya Dre pun sangat terlihat sedih harus meninggalkan paman, teman-temannya, dan begitu pula negaranya Amerika. Dre pun diberikan sebuah skateboard kepada temannya sebagai kenang-kenangan disana. Dre dan ibunya pun segera meluncur ke bandara, setelah sampai di bandara Dre dan ibunya langsung menaiki pesawat Air China dengan penerbangan selama 13 jam untuk sampai di China. Di pesawat Ibu Sherry mencoba belajar bahasa China untuk beradaptasi di China nanti, ibunya pun mencoba mengajarkan Dre bahasa China tetapi Dre tidak mau mendengarkannya malah Dre berkata kepada ibunya.
Dre
“China itu ketinggalan jaman. Ada rumah tua, taman tua, orang tua.
Lihat saja, dia ini setidaknya bermr 400 tahun”
Ibu Sherry
“Dre tolong fokus”
Tetapi ibunya tetap menyuruh Dre fokus untuk belajar bahasa China, akhirnya pun Dre disuruh bertanya kepada orang China yang berada di sebelahnya saat di pesawat. Tetapi orang yang ditanya Dre bukanlah orang China ternyata sama-sama dari Detroit Amerika.
Setelah sampai di China Dre dan Ibunya dijemput oleh seorang guide untuk ditunjukan tempat mereka tinggal. Sampainya di Beverly Hills nama tempat mereka tinggal langsung ada seorang laki-laki bernama Harry yang menyampari Dre untuk menolongnya mengangkat barang-barang. Ibunya pun mengurusi segala macamnya untuk tempat yang tinggali nanti, ibunya pun masih bingung untuk beradaptasi, ketika diberikan kartu ibu Sherry pun bertanya kepada guide yang mendampinginya untuk apa kartu ini, karena di Amerika tidak ada kartu seperti ini. Untuk persetujuan sewa dalam bahasa Inggrisnya, pemiliknya bernama Nyonya Wang.
Saat ibunya ingin mandi ternyata air panasnya tidak menyala dan ibunya pun menyuruh Dre untuk memanggil Tuan Han yang membetulkan segala macamnya ditempat mereka tinggal. Dre pun mencoba bertanya kepada seorang receptionist dengan menggunakan bahasa Inggris tetapi ternyata receptionist itu hanya bengong dengan wajahnya yang bingung karena tak mengerti. Dre pun tetap mencari dengan berteriak memanggil Tuan Han dan ternyata ada sekumpulan orang pegawai yang sedang berkumpul dan Dre mencoba berbicara dengan bahasa Inggris ternyata pun mereka tak ada yang mengerti akhirnya Dre menggunakan simbol agar mereka mengerti. Saat bertemu Tuan Han ternyata Tuan Han sedang makan dan tidak bisa diganggu Dre pun langsung meminta maaf, saat makan ada lalat yang menghampiri Tuan Han dan Tuan Han memukulnya lalu mengambilnya dengan sumpit yang iya makan dan Dre merasa sangat menjijikan melihatnya.
            Dre pun mencoba bermain ketaman yang berada ditempat tinggalnya. Harry pun mengajak Dre untuk bermain basket tetapi ternyata permain Dre sedang tidak bagus saat itu, akhirnya Dre diajak oleh 2 orang tua yang sedang bermain pingpong Dre sangat tidak keberatan untuk ikut bergabung. Selama Dre bermain ditaman ada wanita cantik yang memperhatikannya. Harry pun menceritakan kepada Dre bahwa wanita yang bernama Mei Ying itu sangat pintar bermain biola Harry pun tidak pernah melihatnya kalah lawan siapapun. Harry pun menantang Dre untuk bicara kepada Mei Ying karena daritadi Dre memperhatikan Mei Ying selama Harry menceritakannya. Akhirnya Dre berbicara kepada Mei Ying yang ternyata bisa menggunakan bahasa Inggris. Mei Ying merasa penasaran dengan rambut Dre akhirnya pun Mei Ying meminta kepada Dre untuk menyentuh rambutnya.
                                                                                Mei Ying
“Kembali, Boleh kusentuh rambutmu ?”
Dre
“Mau sentuh rambutku ?”
Mie Ying
                    “iya”
                    Dre
                  “Tentu”
Ketika Dre dan Mei Ying berbincang-bincang datanglah seorang laki-laki yang bernama Cheng karena tidak suka melihat Mei Ying berbicara dengan Dre. Cheng  seorang laki-laki yang keluarganya dekat Mei Ying dan Cheng jago sekali Kung-fu. Cheng  pun menyuruh Mei Ying latihan dan menurut Cheng Mei Ying tidak membutuhkan kertas ini dan kertas itu pun dibuang oleh Cheng, Dre pun mencoba mengambilnya dan mengasihnya kepada Mei Ying tetapi Cheng tetap membuangnya. Karena kesal akhirnya pun Cheng menghajar Dre, Dre pun mencoba membalasnya tetap Dre tetap kalah dengan Cheng. 
Saat keesokan harinya Dre harus masuk sekolah dihari pertama, Dre pun salah menggunakan seragam ternyata seragam yang iya gunakan hanya dipakai hari khusus saja. Dre pun menggunakan topi untuk menutupi luka lebamnya yang berada dimata.
Makan siang pun tiba Dre mengambil makan dengan menggunakan sumpit tapi ternyata Dre tidak bisa karena di Amerika dulu iya tidak seperti itu.
           
Setelah mengambil makan siang tiba-tiba Cheng dengan sengaja menepis tempat makan Dre sehingga jatuh berhamburan, Dre pun sangat kesal dan marah kepada Cheng, saat Dre ingin menghajar Cheng guru mereka pun segera datang dan melerainya. Dre pun sangat membenci tempat ini.
Pagi hari Dre sedang belajar karate dengan mencontoh yang ada di televisi. Kemudian Tuan Han datang untuk memperbaiki air panas yang rusak. Lalu Tuan Han memanggil Dre dan memberi tahu kan bahwa air panasnya sudah benar dan sebelum menggunakan air panas diputar terlebih dahulu dan tunggu setengah jam, lalu matikan.
Dre
“Kenapa tidak dibiarkan hidup saja ?”
Tuan Han
“Oh di Amerika seperti itu ? tidak perlu diputar kalau disana, ya pakai itu saja bisa menyelamatkan bumi.”
Sesampainya disekolah Dre merasa takut bertemu dengan Cheng dan kawan-kawan, Dre pun mencoba menghindar dengan berjalan cepat.
Lalu Dre pergi berjalan-jalan bersama ibunya dan Dre meminta ijin kepada ibunya untuk pergi ke Kota terlarang di China dari sekolah. Tiba-tiba dre melihat sesuat dan berlari kencang sampai ibunya tertinggal, ternyata Dre melihat tempat Kung-fu disana banyak sekali orang-orang yang berlatih kung-fu, tetapi ternyata Cheng berlatih kung-fu ditempat itu, Dre pun langsung mengajak ibunya pergi dari tempat itu, saat itu ibu Dre rambutnya sedang di pegangi oleh anak-anak kecil.
Keesokan harinya Dre pergi ke Kota Terlarang dari sekolah dan Dre memegang sebuah benda yang berbentuk bulat-bulat kata Mei Ying itu adalah pembawa keberuntungan.
Setelah sepulang dari kota terlarang lagi-lagi Dre harus mengumpat-ngumpat agar tidak ketahuan Cheng, Dre pun melihat banyak kotoran air lalu Dre menyiramnya ke Cheng dan Dre berlari Cheng pun sangat marah Cheng dan kawan-kawannya pun mengejar Dre sampai akhirnya Dre berhasil ditangkap dan Dre dipukuli sampai lemas. Akhirnya Tuan Han datang dan membantu Dre. Dre pun diobati oleh Tuan Han dengan cara kuno China. Dre pun bertanya kepada Tuan Han apa iya bisa Kung-fu dan Tuan Han menjelaskannya, Dre pun minta untuk diajarinya tetapi Tuan Han menolak, karena wajah Dre yang murung akhirnya Tuan Han mau mengajari Dre, sehingga Dre di ajak ketempat Cheng berlatih dan mengatakan kepada pelatih Cheng bahwa studio iya tidak bagus untuk dijadikan kung-fu karena kung-fu bukan untuk mencari musuh. Pelatih Cheng pun tidak terima akhirnya pelatih Cheng mengajak Tuan Han bertanding tetapi Tuan Han menolak, Tuan Han menawarkan agar bertem di turnamen nanti, dengan persyaratan Cheng dan kawan-kawan tidak mengganggu Dre sampai turnamen, pelatih Cheng pun setuju.
Dre pun mulai berlatih dengan Tuan Han tetapi Dre disuruh melepas Jaket dan mengambil jaket dan taruh di gantungan itu adalah salah satu kebiasaan di China. Setiap harinya hanya seperti itu dan Dre pun kesal hanya seperti itu, akhirnya Tuan Han memberi tahu kan kepada Dre bahwa setiap gerakan yang kita lakukan setiap hari adalah cara kung-fu.
Keesokan harinya Dre diajak kepuncak kaki gunung oleh Tuan Han dimana kung-fu berasal dari sana. Dengan meminum air kaki naga kita tidak akan pernah kalah. Dre pun berlatih disana bersama Tuan Han.
Sehingga suatu saat turnamen akan dimulai Dre pun mencoba fokus untuk melawan mereka semua. Setiap putaran pertandingan Dre selalu menang sehingga pelatih Cheng menyuruh muridnya untuknya mematahkan kaki Dre, Dre pun sangat merasakan sakit dan dibawa ke dokter, tetapi Dre tidak menyerah untuk masuk final. Difinal pun Dre melawan Cheng, Cheng pun berusaha mematahkan kaki Dre tetapi Dre tetap menang menjadi juara. Dan Cheng pun meminta maaf.
2.2  Pra Konflik
Awal terjadinya pra konflik antara Dre dan Cheng karena Dre mendekatkan Mei Ying wanita yang Cheng suka, secara mendasar juga Cheng dekat dengan keluarga Mei Ying sehingga Cheng merasa berkuasa terhadap Mei Ying, maka dari itu muncul prra konflik antara Dre dan Cheng.
2.3  Konflik
Konflik ini pun terjadi saat Dre mendekati Mei Ying dan mengajak Mei Ying berbicara dan mengobrol, bercanda sehingga Mei Ying tertawa. Seketika Mei Ying ingin memegang rambut Dre dan Dre memperbolehkannya, Cheng yang melihatnya pun sangat amat kesal kepada Dre dan menngehhampiri Mei Ying untuk latihan dengan nada kesal Cheng melempar kertas yang dipegang Mei Ying, Dre pun mencoba membela Mei Ying tetapi Dre malah di pukuli oleh Cheng yang jago Kung-fu. 
2.4  Anti Klimaks
Anti Klimaks dari film ini yaitu saat Mei Ying mengikuti audisi biola setelah latihan terus menerus akhirnya Mei Ying mengikuti audisi yang secara mendadak audisi tersebut di percepat, tanpa diketahui siapa yang lolos dalam audisi biola.
2.5  Klimaks
Klimaks dari film ini setelah di ajarkan Tuan Han kung-fu akhirnya Dre bisa memenangkan turnamen kung-fu dan mengalahkan Cheng, meskipun kakinya sakit karena diinjak-injak oleh musuhnya yang mencoba ingin mematahkan kakinya tetapi Dre tidak menyerah dan tetap bertanding mengalahkan Cheng, Cheng pun meminta maaf kepada Dre.




2.6  Analisis Teori
A.      Klasifikasi Pesan Nonverbal
Menurut Ray L. Birdwhistell, 65% dari komunikasi tatap-muka adalah nonverbal, sementara menurut Albert Mehrabian, 93% dari semua makna sosial dalam komunikasi tatap muka diperoleh dari isyarat-isyarat nonverbal. Dalam pandangan Birdwhistell, kita sebenarnya mampu mengucapkan ribuan suara vokal, dan wajah kita dapat menciptakan 250.000 ekspresi yang berbeda.[3]
·           Proses-Proses Nonverbal
Proses-proses verbal merupakan alat utaman untuk pertukaran pikrian dan gagasan, namun proses-proses ini sering dapat diganti oleh proses-proses nonverbal walaupun tidak terdapat kesepakatan tentang bidang proses nonverbal ini, kebanyakan ahli setuju bahwa hal-hal berikut mesti dimasukan isyarat, ekspresi wajah, pndangan mata, poster dan gerakan tubuh, sentuhan, pakaian, artefak, diam, ruang, waktu dan suara. Dalam proses-proses nonverbal yang relevan dengan komunikasi antarbudaya, terdapat tiga aspek yang akan kita bahas, perilaku nonverbal yang berfungsi sebagai bentuk bahasa diam, konsep waktu, dan penggunaan dan pengaturan ruang.1
·           Bahasa Tubuh
Bidang yang menelaah bahasa tubuh adalah kinesika (kinesics), suatu istilah yang diciptakan seorang perintis studi bahasa nonverbal, Ray L. Birdwhistell. Setiap anggota tubuh seperti wajah (termasuk senyuman dan pandangan mata), tangan, kepala, kaki, dan bahkan tubuh secara keseluruhan dapat digunakan sebagai isyarat simbolik. Karena kita hidup, semua anggota badan kita senantiasa bergerak. Lebih dari 2 abad yang lalu Blaise Pascal menulis bahwa tabiat kita adalah bergerak, istirahat sempurna adalah kematian.3
Isyarat Tangan
Isyarat tangan atau berbicara dengan tangan termask apa yang disebut emblem, yang dipelajari, yang punya makna dalam suatu budaya atau subkultur. Meskipun isyarat tangan yang digunakan sama, maknanya boleh jadi berbeda, atau isyarat fisiknya berbeda, namun maksudnya sama.
Analisa    : Seperti pada film The Karate Kid dimana Dre yang tidak bisa berbahasa Mandarin saat iya ingin menanyakan keberadaann Tuan Han untuk meminta tolong membenarkan air panas dirumahnya tidak ada satu pun yang mengerti bahasa Dre, maka dari itu Dre memberikan isyarat tangan untuk memberi tahukan maksudnya.
Ekspresi Wajah dan Tatapan Mata
Masuk akal bila banyak orang menganggap perilaku nonverbal yang paling banyak berbicara adalah ekspresi wajah, khususnya pandangan mata, meskipun mulut tidak berkata-kata. Okulesika (Oculesics) merujuk pada studi tentang penggunaan kontak mata (termasuk reaksi manik mata) dalam berkomunikasi. Menurut Albert Mehrabian, andil wajah bagi pengaruh pesan adalah 55%, sementara vokal 30%, dan verbal hanya 7%.
Analisa    : Ketika Dre memandangi Mei Ying yang tak berhenti-henti menandakan bahwa Dre memperhatikan Mei Ying secara diam-diam dan eskpresi wajah Dre setiap bertemu Mei Ying yang selalu senang.
Cinta Keintiman
Kategori ini merujuk pada sentuhan yang menyatakan keterikatan emosional atau ketertarikan.
Analisa    : Saat Dre mencium Mei Ying itu menunjukkan bahwa ada ketertarikan terhadap mereka berdua. Menandakan bahwa Dre dan Mei Ying memiliki rasa emosional yang mendalam. Cara ini adalah salah satu budaya Amerika.


Penyesuaian Diri Berjalan Dua Arah
Orang tidak perlu menghabiskan hidupnya ntuk mempelajari berbagai budaya untuk memahami bahwa tidak ada satu budaya pun yang statik. Semua budaya secara konstan berubah dan suatu contohnya adalah saat Dre mulai membiasakan diri hidup di China dan akhirya bisa bela diri yaitu kung-fu. Itu menunjukkan bahwa Dre sudah bisa menyesuaikan diri dengan budaya China.
B.   Komunikasi Sebagai Proses Budaya
Asumsi dasarnya adalah komunikasi merupakan suatu proses budaya. Artinya, komunikasi yang ditujukan pada orang atau kelompok lain tak lain adalah sebuah pertukaran kebudayaan. Seperti Dre yang berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Inggris dengan Mei Ying, secara tidak langsung Dre sedanng berkomunikasi berdasarkan kebudayaan tertentu milik Dre untuk menjalin kerja sama atau mempengaruhi kebudayaan lain. Dalam proses tersebut terkandung unsur-unsur kebudayaan, salah satunya adalah bahasa. Sedangkan bahasa adalah alat komunikasi. Dengan demikian, komunikasi juga disebut sebagai proses budaya.
C. Budaya
Budaya setiap negara memiliki budaya masing-masing bahkan setiap kota pun memiliki budaya yang berbeda, sehingga budaya itu sangat banyak sekali. Tidak semua orang pun paham dengan budaya yang ada di setiap negara atau pun kota. Maka dari itu kita harus beradaptasi dengan budaya yang ada di setiap negara atau pun kota.
Seperti film The Karate Kid ini ada 2 Negara yang berbeda yaitu Amerika dan China dimana negara ini memiliki budaya yang sangat berbeda. Dari segi kulit orang Amerika Dre dan Ibunya memiliki kulit hitam dan rambut keriting ikal itu adalah budaya amerika sedangkan China memiliki kulit putih dan mata sipit.
Amerika menggunakan bahasa Inggris sedangkan China menggunakan bahasa Mandarin, bahasa yang sangat berbeda ini, merupakan budaya negara masing-masing. Maka dari itu Dre yang berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Inggris merupakan Komunikasi sebagai proses budaya.
Cara menempatkan pakaian pun merupakan budaya, seperti di Amerika meletakkan jaket dibawah lantai bukan suatu masalah tetapi di China meletakkan jaket dibawah lantai merupakan suatu masalah karena kebiasaan orang China setelah melepaskan jaket langsung meletakkannya di gantungan atau yang bernama “Jetlag”.
Dance merupakan budaya Amerika dimana banyak orang-orang Amerika menari. Tetapi di China bela diri kung-fu lah yang sangat terkenal dan salah satu budaya di China.
Cara menyalakan air panas di Amerika dan China pun berbeda apabila di Amerika keran untuk air panas tidak pernah dimatikan dibiarkan tetap menyala, tetapi tidak di China apabila ingin menggunakan air panas harus terlebih dahulu memutar keran dan diamkannya selama 30 menit baru bisa digunakan setelah selesai digunakan langsung dimatikan. Hal kecil seperti ini pun menunjukkan sebuah budaya.
Inilah perbedan-perbedaan antara budaya Amerika dan China, perbedaan budaya ini sangatlah jelas jauh berbeda, dimulai dari hal kecil bahkan sampai yang besar.







BAB III
PENUTUP
3.1  Kesimpulan
Dalam film The Karate Kid ini dapat disimpulkan bahwa sebuah bela diri bukanlah untuk mencari musuh atau menghabiskan musuh sampai babak belur tetapi untuk mencegah kita dari kejahatan tetapi bukan berarti kita harus menyakiti.
Dari segi budayanya dapat disimpulkan bahwa dengan menyesuaikan diri secara dua arah membuat kita terbiasa dengan budaya yang ada disana. Dengan kita menyesuaikan budaya di negara lain atau kota bukan berarti kita melupakan budaya kita sendiri.












DAFTAR PUSTAKA
Mulyana, Deddy, Rakhmat, Jalaluddin, Komunikasi Antarbudaya, Bandung: PT. REMAJA ROSDAKARYA, 2000.
Mulyana, Deddy, Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar, Bandung: PT. REMAJA ROSDAKARYA, 2010.
Nurrudin, Sistem Komunikasi Indonesia, Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2010.



[1] Deddy Mulyana, Jalaluddin Rakhmat, Komunikasi Antarbudaya, (Bandung: PT. REMAJA ROSDAKARYA, 2000), hlm. 12-18
[3] Deddy Mulyana, Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar, (Bandung: PT. REMAJA ROSDAKARYA, 2010), hlm. 351

Minggu, 20 Oktober 2013

8 Ball - Untuk Semua Itu


tak lelah kausadarkanku dari setiap lelap
terangi gelap arahku dengan sinar gemerlap
beribu kali kau berikanku bijaknya pesan
walau besarnya egoku tak pernah buatmu bosan

pernah kubuat tangismu mengucur
salah terbesar karena ku buat asa mu hancur
begitu mendera akan datangnya penyesalan
usai semua terjadi masih kau beri kesempatan

ku tau lembutnya hatimu sangat tersayat
mungkin tuk pulihkannya buatmu sedikit berat
namun masih tersisih sayang di dalam bisik lirih
karena hangat tuturmu masih berikanku kasih

ku tak bisa bayangkan bila harus berpisah
karena kuingin kau temaniku merenda kisah
maka aku berjanji tuk bisa merubah semua
untuk kau tau bahwa yang kauberikan takkan sia sia

Dhyo Haw - Ada Aku Disini


Biarkan aku jadi sesuatu yang berarti untukmu tapi tidak sesaat 
Biarkanku jadi tempat untuk bersandar disaat kau terpuruk rapuh

Jangan sampai kau lemah 
Ku yakin kau pasti bisa bangkit 
Jangan anggap kau sendiri hadapi ada.. aku disini.. 

walau dia kini t’lah lama dihidupmu 
namun sampai kini tak bahagiakan kamu.,., 
lupakan semuanya 
tinggalkan saja .. percuma… 

Buka lah matamu selebar dunia ini 
dan rasakan banyak org yang perduli 
jangan ingat lagi, Jangan kau sesali.. 
Ada aku disini,,.

Selasa, 25 Juni 2013

Tugas UAS Teknik Kamera (Universitas Budi Luhur)


Ini adalah salah tugas uas teknik kamera kami yaitu pembuatan film dengan angle kamera yang telah di ajarkan. semoga film ini dapat memberikan referensi untuk anda baik dari segi angle kamera atau bahkan cerita film ini, amin. terima kasih telah melihat tayangan film ini :)

Create By:
Yulfa Astarini
Tri Anita
Yodi Candra
Salsabila Qurrata A'yun
Noldy Arianto
Siti Rohani
Dosen : Pak Erry Farid atau Anto Lupus

UNIVERSITAS BUDI LUHUR

Tugas UAS Announching Technique (Universitas Budi luhur)


Ini adalah salah satu tugas uas kami yang membuat sebuah talkshow, semoga tugas kami dapat bermanfaat bagi kalian semua atau mungkin menjadi referensi untuk kalian semua, amin, terima kasih sudah melihatnya :)

Create By:
Naskah         : Tri Anita
Presenter      : Yodi Candra
Bintang tamu : Tri Anita & Salsabila Qurrata A'yun
Kameraman  : Arias Prasetyawan, Luthfi Setyo Pradito, Rizky Marina Ardiansyah
Editor           : Tri Anita
Dosen           : Pak Beno
Tugas uas      : Announching Technique (BC)

UNIVERSITAS BUDI LUHUR

Jumat, 14 Juni 2013

Hivi - Orang ke3

Saat berjumpa dan kau menyapa
Indah parasmu hangatkan suasana
Buatku tak percaya, mimpi indahku jadi nyata

Saat sendiri jalani hari
Bayang-bayangmu selalu menghampiri
Dan aku pun mengerti apa maunya hati ini

Namun tiba-tiba kau ada yang punya
Hati ini terluka
Sungguh ku kecewa, ingin ku berkata

Kasih maaf bila aku jatuh cinta
Maaf bila saja ku suka
Saat kau ada yang punya

Haruskah ku pendam rasa ini saja
Ataukah ku teruskan saja
Hingga kau meninggalkannya dan kita bersama

Namun tiba-tiba kau ada yang punya 
Hati ini terluka (terluka)
Sungguh ku kecewa (sungguh ku kecewa) ingin ku berkata

Kasih maaf bila aku jatuh cinta
Maaf bila saja ku suka
Saat kau ada yang punya

Haruskah ku pendam rasa ini saja
Ataukah ku teruskan saja
Hingga kau meninggalkannya dan kita bersama

Akankah ada kesempatan untuk diriku menyatakan 
Rasa yang selama ini ada

Kasih maaf bila aku jatuh cinta (maaf bila kau jatuh cinta)
Maaf bila saja ku suka (maaf bila saja kau suka)
Saat kau ada yang punya

Haruskah ku pendam rasa ini saja
Ataukah ku teruskan saja
Hingga kau meninggalkannya dan kita bersama

Kasih maaf bila aku jatuh cinta
Maaf bila saja ku suka
Saat kau ada yang punya

Haruskah ku pendam rasa ini saja
Ataukah ku teruskan saja
Hingga kau meninggalkannya dan kita bersama

Peterpan - Menghapus Jejakmu

Terus melangkah melupakanmu
Lelah hati perhatikan sikapmu
Jalan pikiranmu buatku ragu
Tak mungkin ini tetap bertahan

Perlahan mimpi terasa mengganggu
Kucoba untuk terus menjauh
Perlahan hatiku terbelenggu
Kucoba untuk lanjutkan hidup


Engkau bukanlah segalaku
Bukan tempat tuk hentikan langkahku
Usai sudah semua berlalu
Biar hujan menghapus jejakmu

Terus melangkah melupakanmu
Lelah hati perhatikan sikapmu
Jalan pikiranmu buatku ragu
Tak mungkin ini tetap bertahan

Perlahan mimpi terasa mengganggu
Kucoba untuk terus menjauh
Perlahan hatiku terbelenggu
Kucoba untuk lanjutkan hidup

Minggu, 26 Mei 2013

Berpikir

Di saat hujan turun aku sedang bepikir
Bagaimana aku menyelesaikan semua ini ?
Apa aku harus berkata "Menyerah"

Tetapi aku berpikir kembali
Apa hanya segitu saja nyali ku ?
Apa aku selemah itu ?
Tidak sanggupkah aku menyelesaikan semua ini ?

Aku pun berpikir kembali
Aku tidak boleh menyerah
Aku tidak boleh lemah 
Aku harus semangat 
Demi cita-cita ku :) 

Selasa, 05 Februari 2013

Contoh Tugas Liputan Teknik Mencari & Menulis Berita

Ini adalah salah satu contoh tugas liputan Teknik Mencari & Menulis Berita saya. Saya mengambill sebuah angle tentang "Polisi Gendut" yang kini sangat banyak diberitakan di media massa mengenai polisi yang berlebihan berat badan. Semoga contoh liputan ini dapat memberikan manfaat bagi orang banyak. Amin :)

Rabu, 09 Januari 2013

Sekolah Mungil ku Cerita ku


lagi lomba 17 agustusan 2010

17 agustusan 2010

lomba futsal MM vs UJP (dan kelas kita menang loh 3-0)

lagi nunggu presentasi ukom (Uji Kompetensi)

sebelum presentasi ukom 

keadaan kelas yang gak pernah rapi

foto bersama pak sintho kepala sekolah

setiap harinya selalu main siksa-siksaan haha
Masih polos kelas 1 smk

ini juga kelas 1 pada saat gak ada guru haha 

ini kelas 2 smk, pada saat lagi buat project company profile sekolah  bergaya doang belajar haha 

2 Multimedia 

abis belajar b. inggris di lab with om yaman haha